Medan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di kancah internasional. Dua mahasiswa angkatan 2024, M. Raditya Sabanna dan Rizky Alfarizi, berhasil mengharumkan nama universitas setelah meraih Bronze Medal dan penghargaan Outstanding Team pada ajang World Innovation for Sustainability Essay Competition (WISEC) 2026.
WISEC merupakan kompetisi esai ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Cakap Riset bekerja sama dengan berbagai mitra akademik internasional sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan inovatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan dunia. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan beragam latar belakang disiplin ilmu yang berkompetisi melalui karya ilmiah berbasis riset dan inovasi.
Sebelum memasuki babak final, seluruh karya peserta melalui proses seleksi administrasi dan penilaian substansi oleh dewan juri. Berdasarkan Decision Letter Finalist World Innovation for Sustainability Essay Competition (WISEC) 2026 yang diterbitkan pada 31 Maret 2026, tim dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan dinyatakan lolos sebagai finalis pada subtema Digital Inclusion and Artificial Intelligence dan berhak mengikuti tahap Final Presentation. Dalam lampiran keputusan tersebut, tim UINSU tercatat terdiri atas Syilvia Ayu Audina sebagai ketua tim, dengan anggota Muhammad Raditya Sabanna, Nur Adelia Shalsabila, dan Rizky Alfarizi.

Pada babak final, para peserta mempresentasikan gagasan inovatif di hadapan dewan juri internasional. Penilaian meliputi orisinalitas ide, urgensi permasalahan yang diangkat, metodologi, kelayakan implementasi, dampak terhadap masyarakat, serta kualitas presentasi dan kemampuan menjawab pertanyaan dewan juri.
Tim mahasiswa UINSU mengusung karya pada skema Digital Inclusion and Artificial Intelligence, yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi dalam meningkatkan inklusi digital masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, tim menawarkan gagasan inovatif yang tidak hanya memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan, pemerataan akses teknologi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).
Atas kualitas karya ilmiah dan performa presentasi yang ditampilkan, tim berhasil memperoleh Bronze Medal sebagai salah satu penghargaan utama kompetisi. Selain itu, tim juga dianugerahi predikat Outstanding Team, sebuah penghargaan yang diberikan kepada tim dengan performa kolaborasi, inovasi, dan penyampaian ide yang dinilai menonjol selama rangkaian kompetisi.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer FST UINSU memiliki kemampuan akademik yang kompetitif di tingkat internasional. Prestasi tersebut juga mencerminkan meningkatnya budaya riset dan inovasi di lingkungan Program Studi Ilmu Komputer, khususnya dalam menghasilkan solusi berbasis teknologi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai persoalan global.
Ketua Program Studi Ilmu Komputer FST UINSU menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti kompetisi ilmiah internasional. Partisipasi dalam ajang seperti WISEC tidak hanya menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan penelitian dan penulisan ilmiah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi akademik dengan mahasiswa dari berbagai negara serta memperluas wawasan mengenai isu-isu global yang menjadi perhatian dunia.
Prestasi yang diraih M. Raditya Sabanna dan Rizky Alfarizi juga memperkuat komitmen Program Studi Ilmu Komputer FST UINSU dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian, pengembangan inovasi, serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Melalui berbagai kegiatan akademik dan kompetisi internasional, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kompetensi teknologi yang relevan dengan perkembangan era digital.
Capaian ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak inovasi dan prestasi internasional dari mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer FST UINSU Medan. Dengan semangat kolaborasi, riset, dan inovasi yang berkelanjutan, Program Studi Ilmu Komputer terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan masyarakat global.
Seluruh sivitas akademika Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumatera Utara Medan mengucapkan selamat dan sukses kepada M. Raditya Sabanna dan Rizky Alfarizi atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga capaian tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama almamater di tingkat internasional.
