Langkat – Dosen Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis kolaborasi internasional yang diselenggarakan bersama University of Malaya (UM), Malaysia. Kegiatan yang mengusung tema “Penyuluhan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Wisata Bukit Lawang di Era Digital” tersebut berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, di Rindu Alam Hotel, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya internasionalisasi Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi bereputasi internasional. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor pariwisata mengenai pentingnya sertifikasi halal serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan usaha yang berdaya saing.

Partisipasi Program Studi Ilmu Komputer dalam kegiatan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan sejumlah dosen tetap sebagai panitia dan tim pelaksana. Ilka Zufria, M.Kom, selaku Ketua Program Studi Ilmu Komputer, dipercaya sebagai Ketua Panitia. Sementara itu, Suhardi, M.Kom, bertugas sebagai Sekretaris. Adapun anggota panitia dari Program Studi Ilmu Komputer terdiri atas Abdul Halim Hasugian, M.Kom, yang juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium FST, Ahmad Taufik Al Afkari Siahaan, S.Pd., M.Kom, yang juga merupakan Ketua Unit Penjaminan Mutu FST, serta Rita Novita Sari, M.Kom.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi mengenai urgensi sertifikasi halal sebagai instrumen peningkatan kualitas produk dan daya saing UMKM, khususnya pada sektor pariwisata. Selain itu, para narasumber juga memaparkan strategi pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efektivitas promosi, serta membangun ekosistem usaha yang adaptif terhadap perkembangan era digital.

Pada sesi diseminasi, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan menegaskan pentingnya kepemilikan sertifikat halal bagi pelaku UMKM sebagai bentuk peningkatan kualitas produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen. Beliau menjelaskan bahwa proses pengajuan sertifikasi halal kini dapat dilakukan secara daring melalui platform SIHALAL sehingga lebih mudah, cepat, dan transparan. Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM dalam proses pengajuan sertifikasi halal hingga memperoleh sertifikat.
Keterlibatan dosen Program Studi Ilmu Komputer dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen program studi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keahlian di bidang teknologi informasi diharapkan mampu mendukung transformasi digital UMKM, khususnya dalam pengelolaan usaha, pemasaran digital, serta pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Ketua Program Studi Ilmu Komputer, Ilka Zufria, M.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring kerja sama akademik sekaligus meningkatkan kontribusi dosen terhadap penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi media bagi dosen untuk mengaplikasikan keilmuan secara langsung dalam memberikan solusi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan University of Malaya, kami berharap dapat menghadirkan program-program pengabdian yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Indonesia,” ujarnya.
Melalui kegiatan PKM kolaborasi internasional ini, Program Studi Ilmu Komputer FST UINSU Medan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi, sekaligus memperluas kolaborasi akademik di tingkat internasional. Sinergi antara perguruan tinggi, mitra internasional, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan berbagai program pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi masyarakat berbasis digital dan penguatan ekosistem industri halal di Indonesia.
